Penyaluran KUR BNI Sudah Capai 75 Persen

Pontianak – Pemimpin Kantor BNI Cabang Pontianak M. Farid Ma’rof menyebutkan bahwa sejauh ini realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah mencapai 75 persen dari target yang ada.

“Kinerja penyaluran KUR sejauh ini mulai kencang dan sudah mencapai 75 persen dari target kami. Target ini sendiri meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya,” ujarnya di Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa dari realisasi penyaluran KUR yang ada, 66 persen masih didominasi sektor perdagangan. Selanjutnya baru disusul sektor pertanian sekitar 21 persen, industri pengelolaan 11 persen dan sisanya di sektor lainnya.

“Sektor perdagangan memang selalu mendominasi dalam penyaluran KUR. Terkait wilayah, Kota Pontianak masih mendominasi karena di sini memang sektor perdagangan yang banyak,” jelas dia.

Ia menambahkan, untuk sektor pertanian yang andil besar ke dua dalam KUR tersebut saat ini mulai menggeliat. Sektor pertanian yang mendapatkan KUR didominasi daerah Mempawah, Kubu Raya dan Landak.

“Sektor pertanian yang dimaksud di sini dalam artian luas ada budidaya ikan, budidaya padi terutama untuk usaha pupuk dan saprodinya, perkebunan sawit dan lainnya,” kata dia.

Menurutnya, di Kabupaten Mempawah KUR menyasar petani ikan mulai dari hulu hingga hilir serta penjualannya.

“Untuk budidaya ikan mulai pembibitan hingga budidaya. Kemudian untuk nelayan laut juga ada terutama penampung ikan. Dengan KUR untuk usaha dan memajukan pekerjaannya tersebut,” jelas dia.

Pihak terus melakukan percepatan penyaluran KUR lebih maksimal. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam memulihkan dan memajukan ekonomi dampak COVID-19. Kemudian untuk pengajuan KUR dengan bunga hanya 6 persen lebih mudah hanya surat izin dari lurah atau desa dan usaha berjalan minimal 6 bulan.

“Kami terus memaksimalkan KUR ini. Sehingga ekonomi terus bergerak. Pendampingan kepada kreditor terus juga dilakukan agar semua berjalan dengan baik,” katanya. (Ant)